JavaApplet MySQL JDBC Tutorial Using Netbeans

August 10, 2009 at 7:01 am | In Logika | Leave a Comment

Java Applet is a Java Program that can be embedded in HTML documents. Usually, we use an applet viewer  to show the result of our program. For java applet, we must create an HTML documents that specifies which applet class to execute. We will learn by making the applet class and making the simple HTML code that can embed our program.

This time, I only use the simple JApplet program, just to make sure that in Applet we can also make a connection to MySQL Database. :-)

In this Tutorial, we will use 2 class that we have created in past tutorial, Connect.java and Sqlstatement.java.

First, make sure that the webserver has been started. I use XAMPP 1.6.6a, and I use the database that we’ve made in the past JDBC tutorial.

Then, Create your java library Project from Netbeans :

JavaClassLibrary

After that, add the MySQL JDBC :

addLibrary

addLib

Then add a class named Blablabla.java, for this tutorial I use Welcome.java. This class in functioned as an Applet. The content is look like this :

import javax.swing.JApplet;
import javax.swing.JOptionPane;
import java.awt.Graphics;
/**
 *
 * @author ferdiansyah.dolot
 */
public class Welcome extends JApplet{
    String connection = "";
    String insertion ="";
    public void init(){

        try{
            Connect c = new Connect();
            connection = "Connection Established";
            Sqlstatement s = new Sqlstatement();
            s.insert("Dolot",3);
            s.insert("Gery",4);
            insertion = "Success";
        }
        catch(Exception e){
            insertion="Failed";
            connection="Connection Failed";
        }
    }
    public void paint(Graphics g){
		super.paint(g);
		g.drawString(connection,25,25);
                g.drawString(insertion,25,45);
	}
}

Samples method that we use in applet program above are  init ()  and paint(Graphics g). The applet container first called init() method when applet is loaded for exection, after that paint(Graphics g) method is executed. More about JavaApplet you can read here : http://java.sun.com/applets/ . The two method init() and paint(Graphics g) are JApplet life-cycle method that are called by an applet container during an applet’s execution. About JApplet life-cycle you can read them here : http://java.sun.com/docs/books/tutorial/deployment/applet/lifeCycle.html

After making the Applet class, then we must make the HTML file to specify which applet class we use. The simple HTML code is look like this :

<html>
<applet code=”Welcome.class” width=”250″ height=”80″></applet>
</html>

In HTML above, we specify the width of applet viewer is 250 and the height is 80, and we use Welcome class. Save this HTML document in the same folder of src in your Netbeans Project folder (example : …\NetBeansProjects\Project1\src), put the HTML code in src folder.

After that, run the Welcome class in Netbeans, then it works.

Applet

Then’ It’s possible to use applet with JDBC. :-)

Thanks for reading.

Past Tutorial to find the Java Past Program that we use in this tutorial :

Java MySQL JDBC Tutorial Using Netbeans Part 2

Java MySQL JDBC Tutorial Using Netbeans Part 1

Java MySQL JDBC Tutorial using NetBeans (Part 2)

June 18, 2009 at 8:54 pm | In Java, Programming | 3 Comments
Tags: , , , ,

Tutorial Bagian 2 ini saya tulis dalam bahasa Indonesia karena permintaan seorang CampusAmbassador (katanya agar bisa membantu orang Indonesia memahami materi ini, Insya Allah).

Pada Tutorial bagian 1, kita sudah dapat melakukan koneksi ke MySQL menggunakan Java. Namun, bagaimana caranya agar kita dapat memodifikasi isi dari database tersebut melalui program yang kita buat?

Hal ini bisa kita lakukan dengan memanfaatkan class Connect yang sudah kita buat pada Tutorial bagian 1 dan interface Statement pada java.sql.Statement.

Pada interface tersebut ,  kita bisa melakukan eksekusi SQL statement melalui program Java yang kita buat. Pertama-tama, buatlah sebuah class baru bernama Sqlstatement pada Project yang telah kita buat pada Tutorial sebelumnya. Isi class tersebut adalah sebagai berikut :

package javasql;
import java.sql.*;
/**
 *
 * @author ferdiansyah.dolot
 */
public class Sqlstatement {
    private Statement statement;
    public Sqlstatement() throws SQLException{
        makeStatement();
    }
    public Statement makeStatement() throws SQLException{
        Connect c = new Connect();
        Connection conn = c.makeConnection();
        statement = conn.createStatement();
        return statement;
    }
    public void insert(String nama,int npm)throws SQLException{
        statement.execute("insert into mahasiswa values(\""+nama+"\",
                          "+npm+")");
    }
    public static void main(String arg[]){
        try {
            Sqlstatement s = new Sqlstatement();
            s.insert("Ferdi",1);
            s.insert("Anca",2);
            System.out.println("Berhasil");
        }
        catch(SQLException e){
            System.out.println("gagal");
            e.printStackTrace();
        }
    }
}

Pada Program diatas, kita menggunakan class COnnect dari Tutorial sebelumnya.

Database uas berisi tabel mahasiswa dengan attribut nama bertipe varchar(30) dan npm bertipe integer. Untuk membuat database uas, dapat kita lakukan dengan perintah sederhana MySQL sebagai berikut :

create database uas;
use uas;
create table mahasiswa (nama varchar(30), npm int);

Jika anda ingin mengeset npm sebagai Primary Key, anda dapat menggunakan SQL statement berikut :

alter table mahasiswa add constraint primary key (npm);

Kita lihat pada program diatas, pada bagian :

statement = conn.createStatement();

Object dari class Connection, yaitu conn melakukan koneksi ke database menggunakan class Connect yang sudah kita buat pada Tutorial bagian 1. Kemudian conn memanggil method createStatement(). Method tersebut mengembalikan Object bertipe Statement yang akan digunakan untuk mengirim SQL statements ke database.  Sekarang, attribute statement sudah dapat melakukan pengirimal SQL statements ke database.

Untuk melakukan eksekusi SQL statement melalui program yang kita buat, dapat dengan menggunakan method execute(String sqlstatement) pada interface Statement. Pada program diatas , method insert terdapat bagian pemanggilan method execute sebagai berikut: :

statement.execute(“insert into mahasiswa values(\”"+nama+”\”,
“+npm+”)”);
}

Parameter dari method execute adalah String dari SQL statement yang akan dieksekusi kemudian. Parameter String diatas adalah  SQL statement biasa yang digunakan untuk menginsert sebuah record ke dalam tabel. Berikut adalah screenshot proses select pada mysql yang saya jalankan pada cmd sebelum dan sesuadah program dieksekusi(Untuk proses select dari Java Application akan dipelajari pada bagian selanjutnya).

MySQL

MySQL

Terlihat pada screenshot diatas, sebelum program dieksekusi, tabel mahasiswa tidak berisi record. Namun setelah program Sqlstatement di run, terdapat 2 record yang diinsert pada program. Berarti, proses insert telah berhasil dilakukan.

Program diatas hanyalah contoh sederhana untuk melakukan insert ke MySQL dengan menggunakan Java application. Untuk lebih lengkapnya silahkan membaca API dari java.sql.Statement pada http://java.sun.com/javase/6/docs/api/java/sql/Statement.html.

Sekarang, kita telah dapat melakukan koneksi ke database dan melakukan eksekusi SQL statement melalui Java Application.  Untuk melakukan select pada database melalui Java Application akan dipelajari pada Tutorial selanjutnya.

Terima kasih. ^_^

JavaFX Documentation CHM Version

June 17, 2009 at 10:08 pm | In Java, Programming | Leave a Comment
Tags: ,

Bagi anda yang sedang mempelajari JavaFX, akan lebih nyaman jika dokumentasi yang anda baca merupakan format CHM, yaitu Microsoft Compiled HTML Help.

Berikut terdapat File Dokumentasi JavaFX dalam format CHM. Silahkan diunduh disini :

javafxdoc.chm

Note : Setelah anda mengunduh file tersebut, rubah formatnya menjadi .chm saja (jangan .doc. Hal ini saya lakukan karena tidak dapat mengunggah file berformat .chm di wordpress). Kemudian, klik kanan file tersebut, lalu pilih Unblock agar file tersebut dapat berjalan dengan baik.

~feel free to distribute this file, enjoy ^_^

sumber : http://geekycoder.wordpress.com/2008/08/03/chm-version-of-javafx-documentation/

Install Windows, Ubuntu hilang?

June 15, 2009 at 5:28 pm | In Linux | 5 Comments
Tags: , , ,

Ya, jika anda melakukan instalasi windows pada komputer anda yang sudah terinstall Linux didalamnya (misalnya Ubuntu), akan terkesan seolah-olah Ubuntu yang sudah anda install menghilang.

Sebenarnya, Ubuntu yang anda install masih terdapat pada partisinya, tapi mengapa kita tidak dapat masuk ke dalam nya?

grub

grub

Ya, sebenarnya, anda tidak dapat mengakses ubuntu karena grub loader menghilang setelah instalasi dari windows.

Untuk dapat menggunakan linux seperti sedia kala, anda hanya perlu untuk menginstall kembali grub loader . Hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Boot menggunakan live CD

2. Masuk ke terminal (Application -> Accessoris ->Terminal ).

3. Setelah itu ketikkan perintah ini pada terminal:

sudo grub

4. Anda akan berada pada grub prompt,

[ Minimal BASH-like line editing is supported. For
the first word, TAB lists possible command
completions. Anywhere else TAB lists the possible
completions of a device/filename. ]

grub>

5. Untuk menemukan root partision, ketikkan perintah berikut

grub> find /boot/grub/stage1

6. Kemudian ketikkan perintah :

grub> root (hdM,N)

nilai dari M dan N didapatkan setelah melakukan eksekusi perintah No. 5

7. Lalu tulis perintah:

grub> setup (hd0)

grub> quit

8. Restart ulang komputer anda dan insya Allah grub loader akan kembali seperti sedia kala. ^_^

referensi : https://help.ubuntu.com/community/RecoveringUbuntuAfterInstallingWindows

Java MySQL JDBC Tutorial using NetBeans (Part 1)

June 14, 2009 at 3:05 pm | In Java, Programming | 12 Comments
Tags: , ,

Are you asking ‘Could I connect Java application/applet to database like MySQL?’ and the answer is definitely Yes.

You can use JDBC (Java Database Connectivity) to connect your Java application/applet with database. So Let’s start.

First, Create new Project named anything you want, for example Javasql by click File->New Project.

newProject

newProject

then you’ll be on this frame

javaapps

javaapps

then click next,  then give Project Name and set Project Localtion

nameProject

nameProject

then finish.

Second, you must have JDBC MySQL Driver before you can start to connect your Java program to database. But since we use Netbeans , this has been done. Just simply add the library to your project library. Right click in Library on the Project you use. addLibrary

Then choose MySQL JDBC Driver

addLib

Then Click Add Libary.

So now we can connect to MySQL database. Here is the example how you can connect to MySQL.

Here, we use interface Connection.

package javasql;
import com.mysql.jdbc.Driver;
import java.sql.*;
/**
 *
 * @author Ferdiansyah Dolot
 */
public class Connect {
    public Connect() throws SQLException{
        makeConnection();
    } 

    private Connection koneksi;  

     public  Connection makeConnection() throws SQLException {
        if (koneksi == null) {
             new Driver();
            // buat koneksi
             koneksi = DriverManager.getConnection(
                       "jdbc:mysql://localhost/databasename",
                       "username",
                       "password");
         }
         return koneksi;
     }  

     public static void main(String args[]) {
         try {
             Connect c = new Connect();
             System.out.println("Connection established");
         }
         catch (SQLException e) {
             e.printStackTrace();
             System.err.println("Connection Failure");
         }  

    }
}

In example above we create connection to MySQL from creating object of Driver and get connection from DriverManager (get Connection will return Connection Object type), with parameter the url, username, and password. The url above means the database is located in localhost and the name is databasename.You can also add port for MySQL so the url looks : “jdbc:mysql://localhost:3306/databasename”. (See port 3306).
So now we can make a connection to MySQL database. Now, how can we do SQL statement like update, delete, insert, etc?

We will discuss this in Java MySQL JDBC Tutorial using NetBeans (Part 2) (I’ll write it soon).  ^_^.

Thanks for reading.

Change Serial Number in XP

December 7, 2008 at 10:05 pm | In Info | Leave a Comment
Tags: , , , ,

This is the simplest way I ever known to change your Serial number in Windows XP.

Get the tools to change your license key by clicking here.

Then just follow the installation of the tools, then change your XP Serial Number. (You just only need a legal XP serial number .)

I have tried this and it works perfectly. ^_^ (thanks to Mr.Bob Douglas)

Logika Implikasi

September 28, 2008 at 2:01 pm | In Logika | 3 Comments
Tags: ,

Jumat kemarin, seorang teman saya bertanya kepada teman saya yang lain. Pertayaannya adalah sebagai berikut :

“Jika saya kasih uang satu juta rupiah ke kamu, maka kamu hanya kasih uang seribu rupiah ke saya, sepakat gak?”

Teman saya yang lain merasa heran , dan bertanya :

B:  “Bohong ya, serius gak nih?”

A:  “Serius!”

B: “Terus?”

A:  “Ya udah, seribu nya dulu sini”

Saya yang kebetulan duduk diantara mereka berdua mulai menyadari kalimat yang diucapkan teman saya tersebut, sampai akhirnya teman saya itu bertanya :

Kamu sudah tahu kan arah pertanyaan saya?

“Ya”, jawab saya.

Maksud dari pertanyaan tersebut adalah logika implikasi. Dalam buku Kenneth H. Rossen, Discrete Mathematics, Bab Logika Preposisi, disebutkan bahwa:

p -> q == ~q->~p , namun p->q !=q->p

Jadi, jika si B memberi seribu, si A tidak wajib memberi 1 juta. (got it? )^_^

Jadi, lebih waspada ya terhadap kata-kata. ^_^

Teori Dasar Diatonis

July 5, 2008 at 4:31 pm | In Musik | 7 Comments
Tags: , , , , , ,

Tangga nada diatonis biasa dikenal dengan : do re mi fa sol la si do.

Skala diatonik disusun oleh delapan not dalam satu inteval tertentu.

1. Diatonis Mayor

Tangga nada mayor dalam teori musik adalah tangga nada yang tersusun dari 8 not dalam 1 interval tertentu. Jarak antara not-not yang berurutan dalam tangga nada mayor (intervalnya) adalah : 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2

Dalam tangga nada ,terdapat notasi ‘#’ (baca: kres) dan ‘b’ (baca :mol, maaf terpaksa memakai huruf b).

Tangga Nada Kres (‘#’) dalam Diatonis Mayor

Waktu saya menduduki bangku SLTP, Ibu Leidemina Siregar (guru seni musik saya), fungsi tanda kres adalah untuk menaikkan nada sebanyak setengah. 0# atau biasa disebut’ C = do’ (mayor mode), memiliki tangga nada: C – D- E – F -G – A – B – C.

Kemudian , terdapat juga 1# atau biasa disebut G = do. Kok bisa tau G=do? Untuk mencari tangga nada 1#, ambil nada ke-5 dari 0#, posisikan sebagai nada pertama (dari sini didapat G=do), kemudian pada nada ke-7 naikkan setengah nada (biasanya dengan menambahkan imbuhan “is” atau tanda ‘#’ dibelakangnya). Maka tangga nada 1# adalah: G – A – B – C – D – E – Fis – G

Untuk mencari tangga nada 2#, ambil nada ke-5 dari 1# dan posisikan pada nada pertama ( didapat D=do), lalu nada ke-7 naikkan setengah nada. Maka tangga nada 2# adalah: D=do ; D – E – Fis – G – A – B – Cis – D

Proses ini bisa dibilang berlangsung rekursif , dalam artian 3# harus mengambil dari 2# , 4# harus mengambil dari 3#, dan seterusnya.

Maka tangga Nada Kres dalam diatonis mayor:

0# ; C=do : C-D-E-F-G-A-B-C
1# ; G=do : G-A-B-C-D-E-Fis-G
2# ; D=do : D-E-Fis-G-A-B-Cis-D
3# ; A=do : A-B-Cis-D-E-Fis-Gis-A
4# ; E=do : E-Fis-Gis-A-B-Cis-Dis-E
5# ; B=do : B-Cis-Dis-E-Fis-Gis-Ais-B
6# ; Fis=do : Fis-Gis-Ais-B-Cis-Dis-Eis-Fis
7# ; Cis=do : Cis-Dis-Eis-Fis-Gis-Ais-Bis-Cis

Tangga Nada Mol (‘b’) dalam Diatonis Mayor

Tanda Mol berfungsi untuk menurunkan sebanyak setengah nada (ini juga kata-katanya Ibu Leidemina Siregar , ^_^ ,makasih ya Bu..). Dalam pencarian tangga nada mol , metode yang digunakan berbeda dengan mencari tangga nada kres.

Dalam tangga nada mol : 0b ; C=do : C – D – E – F -G – A – B – C

Untuk mencari 1b, ambil nada ke-4 dari 0b, kemudian nada ke-4 pada 1b diturunkan setengah. Maka tangga nadanya : 1b ; F=do :F – G – A – Bes - C – D – E – F

Untuk 2b,3b dan seterusnya dapat dicari dengan cara yang sama seperti cara diatas.

0b ; C=do : C-D-E-F-G-A-B-C
1b ; F=do : F-G-A-Bes-C-D-E-F
2b ; Bes=do : Bes-C-D-Es-F-G-A-Bes
3b ; Es=do : Es-F-G-Aes-Bes-C-D-Es
4b ; Aes=do : Aes-Bes-C-Des-Es-F-G-Aes
5b ; Des=do : Des-Es-F-Ges-Aes-Bes-C-Des
6b ; Ges=do : Ges-Aes-Bes-Ces-Des-Es-F-Ges
7b ; Ces=do : Ces-Des-Es-Fes-Ges-Aes-Bes-Ces

2. Diatonis minor

Yang membedakan nada Diatonis minor dan nada Diatonis Mayor adalah jarak not yang berurutan dalam satu tangga nada (interval).Interval pada tangga nada mayor berjarak: 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1
Contoh, pada A=La (minor mode, menekankan pada nada minor) ; A-B-C-D-E-F-G-A. Jarak interval pada tangga nada tersebut sesuai dengan jarak interval diatas.

Jika kita tinjau pada gambar, terdapat kesamaan antara tangga nada mayor dan minor. Huruf besar berwarna merah menyatakan Mayor, sedangkan huruf kecil berwarna biru menyatakan minor. Nada tangga nada C mayor dianggap sama dengan A minor. Jika kita liat, pembentuk nada dasar C mayor memang sama dengan pembentuk nada A minor. Pada tangga nada minor biasanya ditulis dengan A=La karena memiliki interval yang berbeda dengan tangga nada mayor dan interval pada tangga nada minor mengharuskan agar dimulai dari nada La sehingga syarat interval minor dapat terpenuhi. Oleh karena itu, jika ingin mencari nada minor, cukup mulai dengan nada La pada tangga nada mayor.
Contoh:
4# pada Mayor ; E=do : E-Fis-Gis-A-B-Cis-Dis-E
Maka:
4# pada minor ; Cis=do : Cis-Dis-E-Fis-Gis-A-B-Cis
Terlihat pada gambar, E dan Cis terdapat dalam 1 area. Silahkan dicoba pada alat musik, implementasinya akan lebih nyata. ^_^.

Mohon Koreksinya Jika ada Kesalahan.
Salam.

Perkembangan Hak Angket

July 3, 2008 at 2:28 pm | In Opini | Leave a Comment

Selasa, (01/07) DPR mengesahkan 50 nama Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket yang akan melakukan penyelidikan terkait kebijakan Pemerintah menaikkan harga BBM bulan Mei silam. Jumlah anggota Pansus berdasarkan Fraksi adalah: Golkar (12), PDIP (10), Demokrat (5), PPP (5), PAN (5), PKB (5), PKS (4),BPD (2),PBR (1),PDS (1). Nama-nama anggota tersebut dapat dibaca di situs metrotvnews.com dengan judul “Pansus Hak Angket Disahkan” bagian Videonya.

Dikutip dari kompas.com : “Ketua Fraksi Golkar, Priyo Budi Santoso kemudian mengungkapkan keinginginan partainya untuk menjadi pimpinan dalam panitia angket BBM. Golkar, kata Priyo, telah menyiapkan tim terbaiknya masuk dalam panitia hak angket BBM.” . Opini selanjutnya adalah pada saat DPR melaksanakan Rapat Paripurna, Fraksi Partai Golkar dan Demokrat tidak setuju dengan diberlakukannya hak angket. Namun, mengapa Fraksi Partai Golkar dan Partai Demokrat mau saja menjadi panitia hak angket?  Malah Fraksi Partai Golkar berniat untuk menjadi pimpinan dalam Panitia Khusus Hak Angket. Menolak keputusan hak angket akan tetapi menjadi pimpinan hak angket, bagaimana mungkin? Hal ini tidak etis dan dapat menimbulkan kecurigaan bahwa Partai Golkar menjadi pemimpin untuk menggagalkan hak angket tersebut.

Pemikiran yang wajar kan? Jadi, apakah hak angket tetap menjadi solusi? Kita saksikan saja perkembangannya nanti.

Hak Angket

July 1, 2008 at 3:02 pm | In Opini | 6 Comments

Rapat Paripurna DPR di Gedung MPR/DPR (24/06) memutuskan untuk meneruskan hak angket terkait keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM bulan Mei lalu.

Setelah dilakukan perundingan antar 10 Fraksi, terjadi perbedaan pendapat dengan perbandingan 5:5. Lima fraksi yang menolak hak angket adalah Partai Demokrat (PD), Golkar, PPP, Partai Damai Sejahtera (PDS) dan PKS. Sedangkan Bintang Pelopor Demokrasi (BPD), Partai Bintang Reformasi (PBR), PDIP dan PAN serta Fraksi PKB mendukung pelaksanaan hak angket. Maka, dilakukan lobi dan diteruskan dengan agenda voting karena terjadi perbandingan 5:5.

Hal yang cukup menarik perhatian publik dan pers adalah Fraksi PKS yang semula mengusulkan hak interpelasi tiba-tiba berbalik arah menolak pada saat dilakukan voting interpelasi. Hal yang hampir serupa juga dilakukan Fraksi PPP, yang berbalikmendukung hak angket ketika voting dilakukan. Hasilnya, 223 mendukung hak angket dan 127 menolak hak angket. Selanjutnya akan dibentuk Panitia Khusus (pansus) yang akan menindaklanjuti dan melakukan penyidikan terhadap kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Berbagai opini publik berkembang terkait dengan keadaan ini. Banyak editorial yang menulis opini pedas terkait ketidakkonsistenan keputusan Fraksi-fraksi yang tiba-tiba berbalik arah. Apa pengaruh PEMILU 2009 memang sangat besar ? Banyak yang menilai keputusan dalam voting tersebut semata-mata hanya untuk mencari muka di depan masyarakat agar kelak dapat memperoleh popularitas dan simpati masyarakat. Popularitas dan simpati masyarakat dinilai akan banyak memberikan dampak dan pengaruh pada masyarakat, termasuk pada PEMILU 2009.

Kita doakan saja mudah-mudahan keputusan anggota dewan untuk mendukung hak angket benar-benar bertujuan untuk memperjuangkan keadilan bagi masyarakat. Semoga.

Next Page »

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.